Pencarian Global

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - “Dari Keluarga Berkualitas, Lahir Generasi Emas 2045.”

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
Berita & Informasi

Postingan Terbaru Dari Kami

Terhubung dengan setiap perkembangan pembangunan dan kegiatan kemasyarakatan di Kabupaten Wonosobo.

Lihat Semua Berita
DPPKBPPPA Wonosobo Laksanakan Rapat Koordinasi Reviu Draf Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Tahun 2025–2029
Berita
Bima Meigataqwa, S.Si 27 Okt 2026
4

DPPKBPPPA Wonosobo Laksanakan Rapat Koordinasi Reviu Draf Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Tahun 2025–2029

WONOSOBO – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Wonosobo melaksanakan Rapat Koordinasi dalam rangka reviu draf Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Kabupaten Wonosobo Tahun 2025–2029.Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat perencanaan pembangunan daerah melalui integrasi berbagai variabel kependudukan ke dalam kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan. Reviu draf PJPK menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa arah pembangunan kependudukan disusun secara terarah, terpadu, dan selaras dengan kebutuhan serta kondisi masyarakat Kabupaten Wonosobo.PJPK sebagai Panduan Pembangunan KependudukanPeta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) merupakan kerangka pikir sekaligus panduan untuk mengintegrasikan berbagai variabel kependudukan dalam rangka mendukung perencanaan pembangunan daerah. Melalui dokumen ini, aspek kependudukan diharapkan dapat menjadi pertimbangan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas penduduk dan kesejahteraan masyarakat.Pembangunan kependudukan tidak hanya berkaitan dengan jumlah dan persebaran penduduk, tetapi juga mencakup dinamika penduduk, kualitas sumber daya manusia, pembangunan keluarga, serta berbagai aspek yang memengaruhi keberlanjutan pembangunan daerah.Oleh karena itu, penyusunan PJPK perlu memperhatikan keterkaitan antara kondisi kependudukan dan arah kebijakan pembangunan agar program yang direncanakan dapat menjawab tantangan serta kebutuhan masyarakat secara lebih komprehensif.Memperkuat Sinergi dan Integrasi Perencanaan DaerahRapat koordinasi dalam rangka reviu draf PJPK Kabupaten Wonosobo Tahun 2025–2029 menjadi ruang untuk mencermati substansi dokumen, menyelaraskan arah kebijakan, serta memperkuat integrasi aspek kependudukan dalam perencanaan pembangunan daerah.Melalui proses reviu, dokumen PJPK diharapkan dapat menjadi panduan yang lebih terarah dalam mengidentifikasi isu strategis kependudukan, menentukan prioritas pembangunan, serta mendorong keterpaduan program lintas sektor sesuai dengan kewenangan dan peran masing-masing perangkat daerah.Sinergi antarpemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan kependudukan yang berkelanjutan. Dengan perencanaan yang terintegrasi, kebijakan pembangunan diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian target program, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kualitas penduduk dan kesejahteraan masyarakat.Mewujudkan Pembangunan Daerah Berwawasan KependudukanMelalui rapat koordinasi ini, DPPKBPPPA Kabupaten Wonosobo mendorong penguatan perencanaan pembangunan yang berwawasan kependudukan. PJPK diharapkan menjadi salah satu instrumen strategis untuk memastikan bahwa dinamika dan kebutuhan penduduk menjadi bagian integral dalam proses pembangunan daerah.Dengan adanya dokumen PJPK Kabupaten Wonosobo Tahun 2025–2029 yang disusun dan ditinjau secara cermat, pelaksanaan pembangunan diharapkan semakin terarah, terpadu, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Wonosobo.Pembangunan yang berkualitas dimulai dari perencanaan yang terintegrasi, dengan kependudukan sebagai salah satu fondasi utama pembangunan daerah.

DPPKBPPPA Wonosobo Kukuhkan PIK-R Mahardika Adiwangsa dan Dorong Peningkatan Kapasitas Remaja
Berita
Bima Meigataqwa, S.Si 23 Okt 2026
8

DPPKBPPPA Wonosobo Kukuhkan PIK-R Mahardika Adiwangsa dan Dorong Peningkatan Kapasitas Remaja

WONOSOBO – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Wonosobo melalui Bidang Pembangunan Keluarga dan Advokasi (PKA) melaksanakan kegiatan Pengukuhan dan Peningkatan Kapasitas Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Mahardika Adiwangsa di SMKN 1 Wonosobo.Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 07.30 WIB di Ruang PAP SMKN 1 Wonosobo ini menjadi langkah untuk memperkuat keberadaan PIK-R sebagai wadah bagi remaja dalam memperoleh informasi, mengembangkan potensi diri, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi berbagai persoalan pada masa remaja.Pengukuhan PIK-R Mahardika Adiwangsa dilakukan oleh DPPKBPPPA Kabupaten Wonosobo yang diwakili oleh Kepala Bidang PKA, Farah Fauziya, S.Kom., M.A.P. Pengukuhan ini menjadi momentum bagi para pengurus untuk menjalankan peran dan tanggung jawab organisasi serta berkontribusi aktif dalam kegiatan edukasi dan pendampingan sebaya di lingkungan sekolah.PIK-R sebagai Wadah Pengembangan RemajaPusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) merupakan wadah kegiatan program Generasi Berencana (GenRe) yang dikembangkan untuk membantu remaja memperoleh informasi dan edukasi mengenai kehidupan berencana. Melalui PIK-R, remaja didorong untuk meningkatkan pengetahuan, mengembangkan kecakapan hidup, serta membangun sikap positif dalam merencanakan masa depan.Keberadaan PIK-R di lingkungan sekolah juga memiliki peran strategis dalam menciptakan ruang belajar yang dekat dengan kehidupan remaja. Melalui komunikasi dan edukasi teman sebaya, informasi yang bermanfaat diharapkan dapat menjangkau lebih banyak siswa sehingga mereka mampu memahami diri, mengenali potensi, dan mengambil keputusan secara bijak.Meningkatkan Kapasitas Pengurus dan AnggotaSelain pengukuhan, kegiatan ini juga berfokus pada peningkatan kapasitas PIK-R Mahardika Adiwangsa. Penguatan kapasitas diperlukan agar para pengurus dan anggota dapat menjalankan organisasi secara aktif, terarah, dan berkelanjutan.PIK-R diharapkan tidak hanya menjadi organisasi formal di sekolah, tetapi juga menjadi ruang bagi remaja untuk belajar berorganisasi, meningkatkan kemampuan komunikasi, membangun kepemimpinan, serta mengembangkan kepedulian terhadap sesama.Melalui kegiatan ini, DPPKBPPPA Kabupaten Wonosobo mendorong PIK-R Mahardika Adiwangsa agar mampu menjadi mitra edukasi bagi remaja di lingkungan sekolah, khususnya dalam penyebarluasan informasi yang tepat mengenai kesehatan reproduksi, perencanaan kehidupan berkeluarga, dan keterampilan hidup.Pengukuhan ini menjadi awal bagi pengurus dan anggota PIK-R Mahardika Adiwangsa untuk terus bergerak, berinovasi, dan menghadirkan kegiatan positif yang sesuai dengan kebutuhan remaja.Dengan penguatan PIK-R di satuan pendidikan, DPPKBPPPA Kabupaten Wonosobo berharap semakin banyak remaja yang tumbuh menjadi generasi sehat, berkarakter, mandiri, dan mampu merencanakan masa depan dengan baik, sejalan dengan semangat Generasi Berencana (GenRe). View this post on Instagram A post shared by Dinas PPKBPPPA Kab Wonosobo (@dppkbpppa_wsb) Remaja berdaya, berencana, dan berkarya untuk masa depan Wonosobo yang lebih baik.

DPPKBPPPA WONOSOBO TERIMA KUNJUNGAN STUDY TIRU KABUPATEN DEMAK, GALI PRAKTIK BAIK PEMBINAAN SEKOLAH SIAGA KEPENDUDUKAN
Berita
Bima Meigataqwa, S.Si 22 Okt 2026
6

DPPKBPPPA WONOSOBO TERIMA KUNJUNGAN STUDY TIRU KABUPATEN DEMAK, GALI PRAKTIK BAIK PEMBINAAN SEKOLAH SIAGA KEPENDUDUKAN

WONOSOBO, 22 Oktober 2026 – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Wonosobo menerima kunjungan study tiru dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinpermasdes P2KB) Kabupaten Demak pada Kamis (22/10/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk menggali praktik baik pembinaan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di Kabupaten Wonosobo guna mewujudkan sekolah yang peduli terhadap isu kependudukan.Rombongan Kabupaten Demak dipimpin oleh Indah Kusumawati, S.SiT., SKM., M.Kes., selaku Kepala Bidang KBK dan KK, bersama Puryadi, S.H., M.M., selaku Kepala Bidang P2PP. Kunjungan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman antarpemerintah daerah dalam memperkuat pelaksanaan program pembangunan kependudukan melalui satuan pendidikan.Dalam sambutannya, pimpinan rombongan Kabupaten Demak menyampaikan bahwa kegiatan study tiru ini dimaksudkan untuk memperoleh informasi dan pembelajaran mengenai strategi pembinaan, pendampingan sekolah, inovasi program, serta pelibatan guru dan peserta didik dalam penyelenggaraan SSK. Berbagai informasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan penguatan pembinaan SSK di Kabupaten Demak.Wonosobo Menjadi Rujukan Pembinaan Sekolah Siaga KependudukanPemilihan Kabupaten Wonosobo sebagai tujuan study tiru didasarkan pada capaian pembentukan SSK yang tinggi di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Wonosobo tercatat memiliki 175 satuan pendidikan yang telah menjadi SSK, dengan rincian 146 SSK berklasifikasi Paripurna serta 29 SSK berklasifikasi Terdaftar dan Dasar.Selain capaian tersebut, prestasi juga diraih oleh SMP Negeri 1 Wadaslintang yang ditetapkan sebagai Penyelenggara Sekolah Siaga Kependudukan Terbaik II Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Capaian ini menjadi salah satu bukti upaya penguatan pendidikan berwawasan kependudukan di Kabupaten Wonosobo.Keberhasilan pembinaan SSK tidak hanya ditunjukkan melalui bertambahnya jumlah sekolah, tetapi juga melalui upaya mendorong integrasi materi kependudukan dalam pembelajaran, penguatan kapasitas pendidik, serta keterlibatan aktif peserta didik dalam memahami dinamika dan persoalan kependudukan.Melalui pendekatan tersebut, sekolah diharapkan mampu menjadi lingkungan pembelajaran yang membangun kesadaran peserta didik tentang pentingnya memahami kondisi penduduk, keluarga, kesehatan, lingkungan, dan perencanaan masa depan.Paparan Arah Kebijakan, Strategi, dan Inovasi Pembinaan SSKDalam penerimaan rombongan, Suprapti, S.E., selaku Kepala Bidang Pengendalian Penduduk DPPKBPPPA Kabupaten Wonosobo, menyampaikan paparan mengenai arah kebijakan, strategi, serta tata kelola pembinaan Sekolah Siaga Kependudukan di Kabupaten Wonosobo.Paparan tersebut menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan pembinaan SSK, mulai dari strategi pengembangan sekolah, pendampingan, penguatan koordinasi, hingga berbagai inovasi yang mendukung keberlanjutan program. Melalui pertukaran informasi ini, rombongan Kabupaten Demak dapat memperoleh gambaran mengenai pendekatan yang diterapkan Wonosobo dalam memperluas dan memperkuat penyelenggaraan SSK.Sekolah Siaga Kependudukan merupakan salah satu upaya strategis untuk menanamkan wawasan kependudukan kepada generasi muda melalui jalur pendidikan. Dengan mengintegrasikan isu kependudukan ke dalam kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu memahami persoalan kependudukan secara lebih dekat dan mengembangkan kepedulian terhadap pembangunan berkelanjutan.Pelaksanaan SSK juga memerlukan dukungan berbagai pihak, termasuk perangkat daerah, satuan pendidikan, kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan pembelajaran yang relevan dengan kondisi kependudukan serta kebutuhan generasi muda.Memperkuat Kolaborasi untuk Sekolah Peduli KependudukanKunjungan study tiru ini diharapkan menjadi sarana memperkuat sinergi dan pertukaran praktik baik antara Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Demak dalam mengembangkan program Sekolah Siaga Kependudukan.Pengalaman dan inovasi yang dibagikan diharapkan dapat menjadi referensi bagi Kabupaten Demak untuk mengembangkan strategi pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik satuan pendidikan di wilayahnya. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi Kabupaten Wonosobo untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan menjaga keberlanjutan program SSK.DPPKBPPPA Kabupaten Wonosobo berkomitmen untuk terus mendorong penguatan wawasan kependudukan di lingkungan pendidikan sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang berpengetahuan, peduli, dan mampu mengambil keputusan secara bertanggung jawab.Melalui kolaborasi dan berbagi praktik baik, Sekolah Siaga Kependudukan diharapkan semakin berkembang sebagai ruang pembelajaran yang membentuk generasi muda sadar kependudukan, demi terwujudnya pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan. View this post on Instagram A post shared by Dinas PPKBPPPA Kab Wonosobo (@dppkbpppa_wsb)

Layanan Aplikasi

Jelajahi Layanan Digital Kabupaten Wonosobo

Akses cepat ke berbagai platform layanan publik digital resmi Pemkab Wonosobo.