Pencarian Global

Karnaval Kemerdekaan Wonosobo 2026: Dinas PPKBPPPA Usung Semangat “Bangga Kencana Mengabdi dalam Cinta Keluarga”
Informasi Serta Merta
admin 18 Aug 2026
72

Karnaval Kemerdekaan Wonosobo 2026: Dinas PPKBPPPA Usung Semangat “Bangga Kencana Mengabdi dalam Cinta Keluarga”

Wonosobo, 18 Agustus 2026 – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Wonosobo semakin meriah dengan digelarnya Karnaval Kemerdekaan Wonosobo pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, termasuk Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Kabupaten Wonosobo.Dalam kesempatan tersebut, Dinas PPKBPPPA Kabupaten Wonosobo mengusung tema “Bangga Kencana Mengabdi dalam Cinta Keluarga”. Melalui tema tersebut, Dinas PPKBPPPA menyampaikan pesan edukatif mengenai pentingnya membangun keluarga yang berkualitas, melindungi anak, meningkatkan kesehatan keluarga, serta mempersiapkan generasi muda menuju Indonesia yang lebih maju.Penampilan Dinas PPKBPPPA dikemas dalam bentuk Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang dikemas kreatif dan menarik agar pesan program Bangga Kencana dapat lebih mudah diterima oleh masyarakat.Beberapa pesan yang ditampilkan dalam karnaval antara lain edukasi mengenai pencegahan Online Child Sexual Exploitation and Abuse (OCSEA) melalui pesan “Lindungi Anak-Anak” serta kampanye internet sehat tanpa eksploitasi anak. Pesan tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan ruang digital yang aman bagi anak.Selain perlindungan anak, Dinas PPKBPPPA juga menyuarakan pentingnya mencegah perkawinan usia anak melalui pesan “Cegah Usia Anak”, sebagai bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda agar dapat tumbuh, berkembang, dan meraih masa depan secara optimal.Pesan lainnya mengangkat isu bonus demografi, melalui ajakan “Raih Bonus Demografi untuk Indonesia Lebih Maju”. Bonus demografi perlu dipersiapkan dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kesehatan, pendidikan, serta pembangunan keluarga agar generasi muda dapat menjadi kekuatan bagi kemajuan bangsa.Dalam bidang kesehatan keluarga, Dinas PPKBPPPA turut menyampaikan edukasi pencegahan stunting pada baduta (bayi di bawah dua tahun). Periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan merupakan masa penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga pemenuhan gizi, pengasuhan, kesehatan, dan pemantauan tumbuh kembang perlu menjadi perhatian bersama.KIE mengenai alat dan metode kontrasepsi juga turut ditampilkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai perencanaan keluarga. Melalui edukasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya perencanaan kehamilan dan penggunaan kontrasepsi sesuai kebutuhan serta kondisi keluarga.Rangkaian Karnaval Kemerdekaan Wonosobo 2026 menyusuri sejumlah ruas jalan utama di pusat Kabupaten Wonosobo. Rute dimulai dari Jalan Angkatan 45 (depan Kantor Samsat Wonosobo), kemudian menuju Jalan Veteran, lurus ke arah selatan hingga depan SD Jaraksari, dilanjutkan belok kanan menuju Jalan Tosari, melewati Perempatan Honggoderpo, kemudian ke arah utara menyusuri Jalan A. Yani, melewati depan Kantor BRI Cabang/Jalan Kartini, depan SMP Negeri 1 Wonosobo/Jalan Diponegoro, hingga Perempatan Kodim, kemudian belok kanan menuju Jalan Merdeka.Keikutsertaan Dinas PPKBPPPA dalam Karnaval Kemerdekaan tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi ruang untuk mendekatkan program dan pesan pembangunan kepada masyarakat secara langsung.Melalui semangat “Bangga Kencana Mengabdi dalam Cinta Keluarga”, Dinas PPKBPPPA Kabupaten Wonosobo mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun keluarga yang berkualitas, melindungi anak, mencegah perkawinan usia anak, mencegah stunting, merencanakan keluarga, serta menciptakan generasi muda yang sehat, tangguh, dan siap menyongsong Indonesia yang lebih maju.

PIK Remaja "Bahtera Gistara" Kecamatan Kalikajar Resmi Dikukuhkan, Perkuat Peran Remaja sebagai Pelopor dan Pelapor
Berita
admin 04 Aug 2026
76

PIK Remaja "Bahtera Gistara" Kecamatan Kalikajar Resmi Dikukuhkan, Perkuat Peran Remaja sebagai Pelopor dan Pelapor

WONOSOBO – Upaya memperkuat peran remaja dalam pembangunan keluarga dan masyarakat terus dilakukan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Wonosobo. Salah satunya melalui pengukuhan PIK Remaja "Bahtera Gistara" di Kecamatan Kalikajar yang berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme.Pengukuhan dilakukan oleh Camat Kalikajar, Hermawan Animoro, S.STP., M.M., bersama Kepala Bidang Pengendalian Keluarga dan Advokasi (PKA) DPPKBPPPA Kabupaten Wonosobo, Farah Fauziah, S.I.Kom., M.AP. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam pembentukan wadah pembinaan remaja yang mampu mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berencana.Prosesi pengukuhan diawali dengan penandatanganan Surat Keputusan (SK) kepengurusan PIK Remaja "Bahtera Gistara" sebagai bentuk legalitas organisasi. Selanjutnya, dilakukan penyematan nametag dan pin secara simbolis kepada Ketua PIK Remaja "Bahtera Gistara" sebagai simbol dimulainya amanah kepengurusan sekaligus komitmen dalam menjalankan program-program pembinaan remaja di wilayah Kecamatan Kalikajar.Dalam sambutannya, Camat Kalikajar menyampaikan apresiasi atas terbentuknya PIK Remaja "Bahtera Gistara". Kehadiran PIK Remaja diharapkan mampu menjadi wadah yang positif bagi para remaja untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan kepedulian terhadap isu-isu remaja, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan di lingkungan masing-masing.Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Keluarga dan Advokasi DPPKBPPPA Kabupaten Wonosobo, Farah Fauziah, S.I.Kom., M.AP., menegaskan bahwa PIK Remaja merupakan salah satu strategi Program Bangga Kencana dalam membangun kualitas remaja melalui edukasi, konseling sebaya, serta penguatan karakter. Melalui PIK Remaja, generasi muda diharapkan mampu menjadi pelopor dalam memberikan contoh perilaku positif dan pelapor terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi remaja di lingkungan sekitarnya.Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyampaian materi motivasi oleh Forum GenRe Wonosobo bersama Duta GenRe Kabupaten Wonosobo 2025. Melalui sesi yang interaktif dan inspiratif, para peserta diajak untuk terus mengembangkan potensi diri, membangun rasa percaya diri, serta mempersiapkan masa depan melalui perencanaan kehidupan yang matang.Dengan terbentuknya PIK Remaja "Bahtera Gistara", diharapkan semakin banyak remaja di Kecamatan Kalikajar yang aktif berpartisipasi dalam kegiatan positif, menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, serta turut mendukung terwujudnya generasi yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.Keyword SEO: PIK Remaja Bahtera Gistara, Pengukuhan PIK Remaja Kalikajar, DPPKBPPPA Wonosobo, GenRe Wonosobo, Forum GenRe Wonosobo, Duta GenRe Kabupaten Wonosobo 2025, Program Bangga Kencana, Remaja Berencana, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo.

Dari Wonosobo untuk Jawa Tengah: M. Nur Muqodas Tembus Top 5 dan Raih Juara Harapan II ADUGENJAT 2026
Berita
admin 27 Jul 2026
142

Dari Wonosobo untuk Jawa Tengah: M. Nur Muqodas Tembus Top 5 dan Raih Juara Harapan II ADUGENJAT 2026

M. Nur Muqodas Raih Juara Harapan II Apresiasi Duta Genre Jawa Tengah (ADUGENJAT) 2026Wonosobo – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda Kabupaten Wonosobo. M. Nur Muqodas, perwakilan Duta Genre Kabupaten Wonosobo, berhasil meraih Juara Harapan II Putra Apresiasi Duta Genre Jawa Tengah (ADUGENJAT) 2026 setelah melalui rangkaian seleksi yang ketat dan kompetitif di tingkat Provinsi Jawa Tengah.Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Kabupaten Wonosobo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasi, semangat, serta kerja keras yang telah ditunjukkan oleh M. Nur Muqodas selama mengikuti seluruh tahapan ADUGENJAT 2026.Sebelum mencapai babak puncak, peserta harus melalui berbagai rangkaian kegiatan pada tahap Pra-Karantina, meliputi Kick-Off ADUGENJAT, Genre Level Up, Kelas Dithanrem, Head to Head Challenge, Best Practice PIK Remaja, Genre Goes to Community, Pionir Gizi, SIGAP (Sinergi Generasi Tangguh untuk Pembangunan Keluarga), Sapa Ayah/Bunda Genre, hingga Penjurian Online.Selanjutnya, peserta yang lolos mengikuti Karantina Provinsi dengan serangkaian penilaian berupa Deep Interview, Presentasi Program Kerja, dan Focus Group Discussion (FGD). Berkat kemampuan, wawasan, inovasi, dan komitmen yang dimiliki, M. Nur Muqodas berhasil menembus 10 Besar Finalis Duta Genre Jawa Tengah 2026.Pada malam Grand Final, M. Nur Muqodas kembali menunjukkan performa terbaiknya hingga berhasil melaju ke 5 Besar Finalis Putra. Dari proses seleksi yang berlangsung ketat tersebut, akhirnya M. Nur Muqodas dinobatkan sebagai Juara Harapan II Putra Apresiasi Duta Genre Jawa Tengah 2026.Kepala Dinas PPKBPPPA Kabupaten Wonosobo menyampaikan bahwa capaian ini merupakan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Wonosobo sekaligus bukti bahwa generasi muda Wonosobo mampu bersaing dan berkontribusi dalam menyuarakan program Generasi Berencana (Genre) serta berbagai isu strategis kependudukan, keluarga, dan pembangunan remaja."Dinas PPKBPPPA Kabupaten Wonosobo mengucapkan selamat dan terima kasih kepada M. Nur Muqodas atas dedikasi dan perjuangannya membawa nama baik Kabupaten Wonosobo di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi remaja lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, dan menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing."Prestasi ini diharapkan semakin memperkuat peran Forum Genre Kabupaten Wonosobo dan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) dalam menciptakan generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Policy Brief: Pemberian Penghargaan sebagai Akselerator Penurunan Pernikahan Usia Anak di Kabupaten Wonosobo
Informasi Serta Merta
admin 13 Jul 2026
59

Policy Brief: Pemberian Penghargaan sebagai Akselerator Penurunan Pernikahan Usia Anak di Kabupaten Wonosobo

Heri Aji SetiawanAnalis Kebijakan Ahli Pertamaemail korespondensi: [email protected] usia anak di Kabupaten Wonosobo merupakan isu strategis yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia, tingginya angka stunting, anak putus sekolah, dan siklus kemiskinan antargenerasi. Meskipun upaya Pemerintah Kabupaten Wonosobo telah membuahkan hasil yang sangat signifikan dengan tren penurunan kasus sebesar 89,81% sejak tahun 2018, namun rata-rata penurunan selama 5 tahun terakhir dari tahun 2021 hingga 2025 adalah 17,29% hal ini menunjukkan adanya "titik jenuh" dalam implementasi Peraturan Bupati Nomor 34 Tahun 2019. Berdasarkan data tersebut mengindikasikan bahwa pendekatan regulatif semata belum cukup untuk menjangkau kelompok masyarakat yang paling resisten. Policy brief ini menawarkan solusi melalui pemberian penghargaan kepada Kecamatan dengan laju penurunan angka pernikahan anak tertinggi, serta penghargaan kepada Kelurahan/Desa yang konsisten mempertahankan predikat zero pernikahan anak selama tiga tahun berturut-turut. Dengan menciptakan kompetisi positif antar-wilayah, kebijakan ini diharapkan dapat menuntaskan sisa kasus yang ada (the last mile) dan menjaga keberlanjutan tren penurunan kasus di Wonosobo. Implementasi rekomendasi ini akan dikawal oleh Dinas PPKBPPPA Kabupaten Wonosobo.Alternatif 1: Penguatan Komunikasi Informasi dan EdukasiAlternatif 2: Pemberian penghargaan kepada Kecamatan dan Kelurahan/DesaAlternatif 3: Layanan konseling keliling oleh PuspagaRekomendasi:Berdasarkan beberapa alternatif solusi yang telah disampaikan, kami merekomendasikan pemberian penghargaan kepada Kecamatan dengan laju penurunan angka pernikahan anak tertinggi, serta penghargaan kepada Kelurahan/Desa yang konsisten mempertahankan predikat zero pernikahan anak selama tiga tahun berturut-turut karena akan menciptakan kompetisi positif dan membangun komitmen Kecamatan untuk turut serta mengawal isu pernikahan anak di wilayah masing-masing.

Akselerasi Kualitas SSK, DPPKBPPPA Wonosobo Dampingi 88 Sekolah Menuju Klasifikasi Paripurna
Informasi Setiap Saat
admin 23 Apr 2026
158

Akselerasi Kualitas SSK, DPPKBPPPA Wonosobo Dampingi 88 Sekolah Menuju Klasifikasi Paripurna

WONOSOBO – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Wonosobo secara intensif memfasilitasi dan melakukan pendampingan kepada 88 Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) yang baru terbentuk di tahun 2026. Fokus utama kegiatan ini adalah percepatan pelaporan melalui aplikasi Simonevpenduk.org.   Langkah strategis ini diambil guna mendorong sekolah-sekolah penyelenggara SSK di Kabupaten Wonosobo agar mampu mencapai kriteria Klasifikasi Paripurna. Kriteria tersebut merupakan standar tertinggi yang ditetapkan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dalam mengintegrasikan pendidikan kependudukan ke dalam kurikulum sekolah.   Dalam pendampingan ini, para pengelola SSK diminta untuk melaporkan serta mencukupi berbagai indikator pendukung pada aplikasi Simonev. Indikator tersebut mencakup integrasi materi kependudukan dalam mata pelajaran, pengelolaan Pojok Kependudukan, hingga kegiatan kesiswaan yang berbasis isu kependudukan.   Kepala DPPKBPPPA Kabupaten Wonosobo menyatakan bahwa pencapaian klasifikasi Paripurna bukan sekadar status. “Jika seluruh indikator telah terpenuhi dan divalidasi melalui sistem, maka sekolah berhak mendapatkan Surat Keputusan serta Piagam Penghargaan langsung dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI,” jelasnya.   Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan 88 SSK di Kabupaten Wonosobo dapat berkontribusi nyata dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki wawasan kependudukan yang luas serta mampu menghadapi tantangan demografi di masa depan.           View this post on Instagram                       A post shared by Dinas PPKBPPPA Kab Wonosobo (@dppkbpppa_wsb)

Penguatan Peran Keluarga, DPPKBPPPA Wonosobo Gelar Sosialisasi Pedoman TAMASYA dan Praktik BKB KIT Stunting
Informasi Setiap Saat
admin 01 Apr 2026
74

Penguatan Peran Keluarga, DPPKBPPPA Wonosobo Gelar Sosialisasi Pedoman TAMASYA dan Praktik BKB KIT Stunting

Wonosobo — Dalam upaya memperkuat peran keluarga dalam pengasuhan anak serta percepatan penurunan stunting, Dinas PPKBPPPA Kabupaten Wonosobo menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pedoman TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) dan Praktik BKB KIT Stunting pada Rabu, 1 April 2026, bertempat di Ruang Rapat Kertonegoro Setda Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas PPKBPPPA Kabupaten Wonosobo, Dyah Retno Silistyowati, SSTP. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya pengasuhan yang berkualitas sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing. “Melalui implementasi TAMASYA dan optimalisasi BKB KIT Stunting, diharapkan keluarga memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, sekaligus menjadi bagian dari upaya nyata percepatan penurunan stunting,” ujarnya. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dewi Yuliana Satriani, S.Si.T., M.Kes., Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Muda, yang menyampaikan materi terkait pedoman pelaksanaan TAMASYA sebagai model pengasuhan anak yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang. Selain itu, peserta juga mendapatkan sesi praktik langsung penggunaan BKB KIT Stunting bersama Hesty Undari, praktisi fasilitator peningkatan kapasitas kader BKB. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami pemanfaatan alat bantu edukasi dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang anak serta deteksi dini risiko stunting. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas kader dan pemangku kepentingan dalam memberikan edukasi kepada keluarga, sehingga upaya pencegahan stunting dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan. Dengan sinergi antara pemerintah, kader, dan masyarakat, Kabupaten Wonosobo terus berkomitmen mewujudkan generasi emas yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. View this post on Instagram A post shared by Dinas PPKBPPPA Kab Wonosobo (@dppkbpppa_wsb)  

LAPORAN ASET 2025
Informasi Berkala
admin 13 Mar 2026
51

LAPORAN ASET 2025

LAPORAN ASET 2025 .         DOWNLOAD            .

...